RINI MAYA SARI
(12.13101.1004)
rinimayasari2012@yahoo.co.id
rinimayasari2013@gmail.com
PPSKM STIK BINA HUSADA PALEMBANG
2013
Soal 1
Ekosistem
adalah kesatuan interaksi antara makhluk hidup dengan lngkungannya. Ekosistem
juga dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik yang komplek antara
organisme dengan lingkunganya. Ilmu yang mempelajari ekosistem disebut ekologi.
Kumpulan ekosistem yang terdapat dipermukaan bumi ini, yang meliputi atmosfer,
daratan dan air disebut biosfer.
* macam-macam ekosistem
* macam-macam ekosistem
A. Ekosistem darat
ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Berdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya), ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa bioma, yaitu sebagai berikut :
1.
Bioma gurun
Beberapa bioma gurun terdapat di daerah tropika (sepanjang garis balik) yang berbatasan dengan padang rumput.
Ciri-ciri bioma gurun, sebagai berikut :
·
Gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun)
·
Suhu selang hari tinggi (bisa mendapai 45°c) sehingga penguapan
juga tinggi
·
Malam hari suhu sangat rendah (bisa mencapai 0°c)
·
Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar.
·
Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil.
·
Tumbuhan yang tumbuh di gurun adalah tumbuhan menahun berdaun
seperti duri contohnya kaktus, atau tak berdaun dan memiliki akar panjang
serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air.
·
Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia, ular, kadal,
katak, dan kalajengking.
·
2.
Bioma padang rumput
Bioma ini terdapat di daerah yang terbentang
dari daerah tropik ke subtropik.
Ciri-cirinya adalah :
·
curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun dan hujan turun
tidak teratur
·
Porositas (peresapan air) tinggi dan drainase (aliran air)
cepat.
·
Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput
yang keduanya tergantung pada kelembapan.
·
Hewannya antara lain: bison, zebra, singa, anjing liar,
serigala, gajah, jerapah, kangguru, serangga, tikus dan ular
3.
Bioma hutan basah
Bioma hutan basah terdapat di daerah tropika dan subtropik
.
Ciri-cirinya adalah :
·
curah
hujan 200-225 cm per tahun.
·
Species pepohonan relatif banyak
·
jenisnya
berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya
·
Tinggi
pohon utama antara 20-40 m
·
cabang-cabang
pohon tinngi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi)
·
Dalam
hutan basah terjadi perubahan iklim mikro (iklim yang langsung terdapat di
sekitar organisme).
·
Daerah
tudung cukup mendapat sinar matahari.
·
Variasi
suhu dan kelembapan tinggi/besar
·
suhu sepanjang hari sekitar 25°c
·
Dalam hutan basah tropika sering terdapat tumbuhan khas, yaitu
liana (rotan), kaktus, dan anggrek sebagai epifit
·
Hewannya antara lain, kera, burung, badak, babi hutan, harimau,
dan burung hantu
4. Bioma hutan gugur
Bioma hutan gugur terdapat di daerah beriklim
sedang,
ciri-cirinya adalah :
·
curah hujan merata sepanjang tahun.
·
Terdapat di daerah yang mengalami empat musim (dingin, semi,
panas, dan gugur)
·
Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat
·
Hewannya antara lain rusa, beruang, rubah, bajing, burung
pelatuk, dan rakoon (sebangsa luwak).
5.
Bioma taiga
Bioma taiga terdapat di belahan bumi sebelah
utara dan di pegunungan daerah tropik.
Ciri-cirinya adalah :
·
suhu di musim dingin rendah.
·
Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies
seperti konifer, pinus, dap sejenisnya.
·
Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali.
·
Hewannya antara lain
moose, beruang hitam, ajag, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada
musim gugur.
6.
Bioma tundra
bioma tundra terdapat
di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di
puncak-puncak gunung tinggi.
·
Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari
·
Contoh tumbuhan yang dominan adalah sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, tumbuhan kayu yang
pendek, dan rumpu (tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin).
·
Hewan yang hidup di daerah ini ada yang menetap dan ada yang
datang pada musim panas, semuanya berdarah panas. Hewan yang menetap memiliki
rambut atau bulu yang tebal, contohnya muscox, rusa kutub, beruang kutub, dan
insekta terutama nyamuk dan lalat hitam.
B. Ekosistem air tawar
ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain :
·
variasi suhu tidak menyolok
·
penetrasi cahaya kurang, terpengaruh oleh iklim dan cuaca.
·
Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang, sedangkan
lainnya tumbuhan biji.
·
Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. Organisme
yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi.
Adaptasi organisme air tawar adalah sebagai berikut.
Adaptasi tumbuhan
tumbuhan yang hidup di air tawar biasanya bersel satu dan dinding selnya kuat seperti beberapa alga biru dan alga hijau. Air masuk ke dalam sel hingga maksimum dan akan berhenti sendiri. Tumbuhan tingkat tinggi, seperti teratai (nymphaea gigantea), mempunyai akar jangkar (akar sulur). Hewan dan tumbuhan rendah yang hidup di habitat air, tekanan osmosisnya sama dengan tekanan osmosis lingkungan atau isotonis.
Adaptasi hewan
ekosistem air tawar dihuni oleh nekton. Nekton merupakan hewan yang bergerak aktif dengan menggunakan otot yang kuat. Hewan tingkat tinggi yang hidup di ekosistem air tawar, misalnya ikan, dalam mengatasi perbedaan tekanan osmosis melakukan osmoregulasi untuk memelihara keseimbangan air dalam tubuhnya melalui sistem ekskresi, insang, dan pencernaan.
Habitat air tawar merupakan perantara habitat
laut dan habitat darat. Penggolongan organisme dalam air dapat berdasarkan
aliran energi dan kebiasaan hidup.
1. Berdasarkan aliran energi, organisme dibagi
menjadi autotrof
(tumbuhan), dan fagotrof (makrokonsumen), yaitu karnivora predator, parasit,
dan saprotrof atau organisme yang hidup pada substrat sisa-sisa organisme.
2. Berdasarkan kebiasaan hidup, organisme
dibedakan sebagai berikut.
* Plankton; terdiri alas fitoplankton dan zooplankton; biasanya melayang-layang (bergerak pasif) mengikuti gerak aliran air. * Nekton; hewan yang aktif berenang dalam air, misalnya ikan. * Neuston; organisme yang mengapung atau berenang di permukaan air atau bertempat pada permukaan air, misalnya serangga air. * Perifiton; merupakan tumbuhan atau hewan yang melekat/bergantung pada tumbuhan atau benda lain, misalnya keong. * Bentos; hewan dan tumbuhan yang hidup di dasar atau hidup pada endapan. Bentos dapat sessil (melekat) atau bergerak bebas, misalnya cacing dan remis.
Di danau terdapat pembagian daerah berdasarkan
penetrasi cahaya matahari. Daerah yang dapat ditembus cahaya matahari
sehingga terjadi fotosintesis disebut daerah fotik. Daerah yang tidak tertembus cahaya matahari disebut
daerah afotik. Di danau juga
terdapat daerah perubahan temperatur yang drastis atau termoklin. Termoklin memisahkan
daerah yang hangat di atas dengan daerah dingin di dasar.
Komunitas tumbuhan dan hewan tersebar di danau
sesuai dengan kedalaman dan jaraknya dari tepi. Berdasarkan hal tersebut
danau dibagi menjadi 4 daerah sebagai berikut.
a) daerah litoral
daerah ini merupakan daerah dangkal. Cahaya matahari menembus dengan optimal. Air yang hangat berdekatan dengan tepi. Tumbuhannya merupakan tumbuhan air yang berakar dan daunnya ada yang mencuat ke atas permukaan air.
Komunitas organisme sangat beragam termasuk
jenis-jenis ganggang yang melekat (khususnya diatom), berbagai siput dan
remis, serangga, krustacea, ikan, amfibi, reptilia air dan semi air seperti
kura-kura dan ular, itik dan angsa, dan beberapa mamalia yang sering mencari
makan di danau.
b) Daerah
limnetik
daerah ini merupakan daerah air bebas yang jauh dari tepi dan masih dapat ditembus sinar matahari. Daerah ini dihuni oleh berbagai fitoplankton, termasuk ganggang dan sianobakteri. Ganggang berfotosintesis dan bereproduksi dengan kecepatan tinggi selama musim panas dan musim semi. zooplankton yang sebagian besar termasuk rotifera dan udang-udangan kecil memangsa fitoplankton. Zooplankton dimakan oleh ikan-ikan kecil. Ikan kecil dimangsa oleh ikan yang lebih besar, kemudian ikan besar dimangsa ular, kura-kura, dan burung pemakan ikan.
c) Daerah profundal
Daerah ini merupakan daerah yang dalam, yaitu daerah afotik danau. mikroba dan organisme lain menggunakan oksigen untuk respirasi seluler setelah mendekomposisi detritus yang jatuh dari daerah limnetik. Daerah ini dihuni oleh cacing dan mikroba.
d) Daerah bentik
Daerah ini merupakan daerah dasar danau tempat terdapatnya bentos dan sisa-sisa organisme mati.
Gbr.
Empat daerah utama pada danau air tawar
Danau juga dapat dikelompokkan berdasarkan
produksi materi organik-nya, yaitu sebagai berikut :
a)
Danau oligotropik
Oligotropik merupakan sebutan untuk danau yang dalam dan kekurangan makanan, karena fitoplankton di daerah limnetik tidak produktif. Ciricirinya, airnya jernih sekali, dihuni oleh sedikit organisme,dan di dasar air banyak terdapat oksigen sepanjang tahun.
b)
Danau eutropik
Eutropik merupakan sebutan untuk danau yang dangkal dan kaya akan kandungan makanan, karena fitoplankton sangat produktif. Ciri-cirinya adalah airnya keruh, terdapat bermacam-macam organisme, dan oksigen terdapat di daerah profundal.
Danau oligotrofik dapat berkembang menjadi
danau eutrofik akibat adanya materi-materi organik yang masuk dan endapan.
Perubahan ini juga dapat dipercepat oleh aktivitas manusia, misalnya dari
sisa-sisa pupuk buatan pertanian dan timbunan sampah kota yang memperkaya
danau dengan buangan sejumlah nitrogen dan fosfor. Akibatnya terjadi
peledakan populasi ganggang atau blooming,
sehingga terjadi produksi detritus yang berlebihan yang akhirnya
menghabiskan suplai oksigen di danau tersebut.
Pengkayaan danau seperti ini disebut "eutrofikasi". Eutrofikasi
membuat air tidak dapat digunakan lagi dan mengurangi nilai keindahan danau.
7.
Sungai
sungai adalah suatu
badan air yang mengalir ke satu arah. Air sungai dingin dan jernih serta
mengandung sedikit sedimen dan makanan. Aliran air dan gelombang secara
konstan memberikan oksigen pada air. Suhu air bervariasi sesuai dengan
ketinggian dan garis lintang.
Komunitas yang berada di sungai berbeda dengan
danau. Air sungai yang mengalir deras tidak mendukung keberadaan komunitas
plankton untuk berdiam diri, karena akan terbawa arus. Sebagai gantinya
terjadi fotosintesis dari ganggang yang melekat dan tanaman berakar, sehingga
dapat mendukung rantai makanan.
Komposisi komunitas hewan juga berbeda antara
sungai, anak sungai, dan hilir. Di anak sungai sering dijumpai man air tawar.
Di hilir sering dijumpai ikan kucing dan gurame. Beberapa sungai besar dihuni
oleh berbagai kura-kura dan ular. Khusus sungai di daerah tropis, dihuni oleh
buaya dan lumba-lumba.
Organisme sungai dapat bertahan tidak terbawa
arus karena mengalami adaptasi evolusioner. Misalnya bertubuh tipis
dorsoventral dan dapat melekat pada batu.
Beberapa jenis serangga yang hidup di
sisi-sisi hilir menghuni habitat kecil yang bebas dari pusaran air.
C. Ekosistem air laut
Ekosistem air laut dibedakan atas lautan,
pantai, estuari, dan terumbu karang.
1.
Laut
habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion ci- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar. Di daerah tropik, suhu laut sekitar 25°c. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi. Batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah disebut daerah termoklin.
Di daerah dingin, suhu air laut merata
sehingga air dapat bercampur, maka daerah permukaan laut tetap subur dan
banyak plankton serta ikan. Gerakan air dari pantai ke tengah menyebabkan air
bagian atas turun ke bawah dan sebaliknya, sehingga memungkinkan terbentuknya
rantai makanan yang berlangsung balk. Habitat laut dapat dibedakan
berdasarkan kedalamannya dan wilayah permukaannya secara horizontal.
1. Menurut kedalamannya, ekosistem air laut
dibagi sebagai berikut.
a. Litoral merupakan daerah yang berbatasan dengan darat. b. Neretik merupakan daerah yang masih dapat ditembus cahaya matahari sampai bagian dasar dalamnya ± 300 meter. c. Batial merupakan daerah yang dalamnya berkisar antara 200-2500 m d. Abisal merupakan daerah yang lebih jauh dan lebih dalam dari pantai (1.500-10.000 m).
2. Menurut wilayah
permukaannya secara horizontal, berturut-turut dari
tepi laut semakin ke tengah, laut dibedakan sebagai berikut. a. Epipelagik merupakan daerah antara permukaan dengan kedalaman air sekitar 200 m. b. Mesopelagik merupakan daerah dibawah epipelagik dengan kedalam an 200-1000 m. Hewannya misalnya ikan hiu. c. Batiopelagik merupakan daerah lereng benua dengan kedalaman 200-2.500 m. Hewan yang hidup di daerah ini misalnya gurita. d. Abisalpelagik merupakan daerah dengan kedalaman mencapai 4.000m; tidak terdapat tumbuhan tetapi hewan masih ada. Sinar matahari tidak mampu menembus daerah ini. e. Hadal pelagik merupakan bagian laut terdalam (dasar). Kedalaman lebih dari 6.000 m. Di bagian ini biasanya terdapat lele laut dan ikan taut yang dapat mengeluarkan cahaya. Sebagai produsen di tempat ini adalah bakteri yang bersimbiosis dengan karang tertentu.
Di laut, hewan dan tumbuhan tingkat rendah
memiliki tekanan osmosis sel yang hampir sama dengan tekanan osmosis air
laut. Hewan tingkat tinggi beradaptasi dengan cara banyak minum air,
pengeluaran urin sedikit, dan pengeluaran air dengan cara osmosis melalui
insang. Garam yang berlebihan diekskresikan melalui insang secara aktif.
2.
Ekosistem
pantai
Ekosistem pantai letaknya berbatasan dengan ekosistem darat, laut, dan daerah pasang surut.
Ekosistem pantai dipengaruhi oleh siklus
harian pasang surut laut. Organisme yang hidup di pantai memiliki adaptasi
struktural sehingga dapat melekat erat di substrat keras.
Daerah paling atas pantai hanya terendam saat
pasang naik tinggi. Daerah ini dihuni oleh beberapa jenis ganggang, moluska,
dan remis yang menjadi konsumsi bagi kepiting dan burung pantai.
Daerah tengah pantai terendam saat pasang
tinggi dan pasang rendah. Daerah ini dihuni oleh ganggang, porifera, anemon
laut, remis dan kerang, siput herbivora dan karnivora, kepiting, landak laut,
bintang laut, dan ikan-ikan kecil.
Daerah pantai terdalam terendam saat air
pasang maupun surut. Daerah ini dihuni oleh beragam invertebrata dan ikan
serta rumput laut.
Komunitas tumbuhan berturut-turut dari daerah
pasang surut ke arah darat dibedakan sebagai berikut.
1. Formasi pes caprae
dinamakan demikian karena yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir adalah tumbuhan ipomoea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin; tumbuhan ini menjalar dan berdaun tebal. Tumbuhan lainnya adalah spinifex littorius (rumput angin), vigna, euphorbia atoto, dan canaualia martina. Lebih ke arah darat lagi ditumbuhi crinum asiaticum (bakung), pandanus tectorius (pandan), dan scaeuola fruescens (babakoan).
2. Formasi baringtonia
daerah ini didominasi tumbuhan baringtonia, termasuk di dalamnya wedelia, thespesia, terminalia, guettarda, dan erythrina.
Bila tanah di daerah pasang surut berlumpur,
maka kawasan ini berupa hutan bakau yang memiliki akar napas. Akar napas
merupakan adaptasi tumbuhan di daerah berlumpur yang kurang oksigen. Selain
berfungsi untuk mengambil oksigen, akar ini juga dapat digunakan sebagai
penahan dari pasang surut gelombang. Yang termasuk tumbuhan di hutan bakau
antara lain nypa, acathus, rhizophora,
dan cerbera.
Jika tanah pasang surut tidak terlalu basah,
pohon yang sering tumbuh adalah: heriticra,
lumnitzera, acgicras, dan cylocarpus.
3.
Estuari
estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam.
Salinitas air berubah secara bertahap mulai
dari daerah air tawar ke laut. Salinitas ini juga dipengaruhi oleh siklus
harian dengan pasang surut aimya. Nutrien dari sungai memperkaya estuari.
Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari
antara lain rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton. Komunitas hewannya
antara lain berbagai cacing, kerang, kepiting, dan ikan. Bahkan ada beberapa
invertebrata laut dan ikan laut yang menjadikan estuari sebagai tempat kawin
atau bermigrasi untuk menuju habitat air tawar. Estuari juga merupakan tempat
mencari makan bagi vertebrata semi air, yaitu unggas air.
4. Terumbu
karang
di laut tropis, pada daerah neritik, terdapat suatu komunitas yang khusus yang terdiri dari karang batu dan organisme-organisme lainnya. Komunitas ini disebut terumbu karang. Daerah komunitas ini masih dapat ditembus cahaya matahari sehingga fotosintesis dapat berlangsung.
Terumbu karang didominasi oleh karang (koral)
yang merupakan kelompok cnidaria yang mensekresikan kalsium karbonat. Rangka
dari kalsium karbonat ini bermacammacam bentuknya dan menyusun substrat
tempat hidup karang lain dan ganggang.
Hewan-hewan yang hidup di karang memakan
organisme mikroskopis dan sisa organik lain. Berbagai invertebrata, mikro organisme,
dan ikan, hidup di antara karang dan ganggang. Herbivora seperti siput,
landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan
karnivora.
| |||
SOAL
2
Nilai lingkungan adalah segala
sesuatu yang ada disekitar manusia yang berharga, bermutu menunjukkan kualitas
dan berguna bagi kehidupan manusia dan
mempengaruhi perkembangan kehidupan, serta memiliki fakor-faktor positif nilai
untuk manusia, kelompok social, masyarakat secara keseluruhan misalnya
(sanitasi efek, nilai estetika dari hutan, ketersedian air murni ionizated)
Cara mengkuantifikasi nilai
lingkungan adalah dimulai dari diri sendiri, keluarga, kelompok masyarakat ,
didukung kebijakan dan peraturan pemerintah yang dibuat secara tegas untuk
menjaga nilai lingkungan tersebut dan sanksi terhadap individu atau kelompok
masyarakat yang merusak nilai lingkungan tersebut.
SOAL 3
Jenis-jenis etika lingkungan:
A. Etika ekologi dangkal adalah pendekatan
terhadap lingkungan yang menekankan fungsi lingkungan sebagai sarana
peyelenggaraan kepentingan manusia dan bersifat antroposentris.
strategi penerapan :
*Pada falsafat rasionalisme yaitu
doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui
pembuktian, logika dan analisis yang berdasarkan fakta atau akal daripada
melalui iman, dogma, atau ajaran agama serta tidak mengklaim bahwa manusia
lebih dari pada hewan atau elemen alamiah lainnya
* Humanisme dipusatkan pada masyarakat manusia
dan keberhasilnnya.
* Ilmu pengetahuan mekanistik yaitu informasi yang disadari atau diketahui oleh
manusia pada suatu proses perkembangan yang timbul karena adanya sifat dasar
yang memberikan fenomena fisik
B. Etika ekologi dalam
Bagi etika ekologi dalam, alam
memiliki fungsi sebagai penompang kehidupan, etika ini juga disebut etika
lingkungan ekstensionisme dan etika lingkungan preservasi. Etika ini menekankan
pemeliharaan alam bukan hany demi manusia tetapi juga demi alam itu sendiri
Strategi penerapan:
· *
Penanaman kembali hutan – hutan yang
gundul
·
*Membuat sengkedan didaerah pegunungan
·
*Menjaga kebersihan lingkungan
SOAL
4
keuntungan
penggunaan blogspot dalam mendukung perwujudan kebijakan pemerintah adalah
Dengan
penggunaan blogspot diharapkan masyarakat
lebih mengurangi penggunaan dari sumber daya alam yang mana limbah dari
penggunaan sumber daya alam tersebut dapat berdampak buruk terhadap alam itu
sendiri baik secara langsung atau tidak langsung. Contohnya penggunaan kertas
yang berlebihan dan meninggalkan jejak ekologi bagi alam itu sendiri. Sesuai
dengan uu no.32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah dn pp no.25 tahun 2000,
dapat dikatakan konsekuensi pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup titik
teknny ada di daerah, maka kebijakan nasional dalam bidng lingkungan hidup
secara eeksplisit propenas merumuskan program yag disebut sebagai pembangunan
sumber daya alam dan lingkungan hidup termasuk ddalamnya penggunaan blogspot
yang merupakan program pengembangan dan peningkatan akses informasi sumber daya
alam dan lingkungan hidup, sehingga terjadi keseimbangan pemanfaatan dan
pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup hutan.
SOAL
5
Karena
jejak ekologi menggambarkan ruang hidup (darat dan air) dibumi yang dibutuhkan
oleh seorang manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dalam setahun dimana
kalkulasi jejak ekologi dilakukan dengan menghitung berapa hektar ruang hidup,
seseorang menyumbang terhadap kerusakan lingkungan atau tidak jika jejak ekologis yang ditinggalkan tidak
atau melebihi kapasitas biologis bumi,
dimana bumi hanya mampu memproduksi sumber daya dan menyerap co2 sebesar 50%
dari yang dibutuhkan dunia saat ini.
SOAL
6
alhamdulillah saya
sudah mulai membuat dan mengelola blogspot saya dengan baik walaupuan awalnya saya mengalami kesulitan, terbukti dengan saya
saat ini sudah mampu membuat blog sendiri, melihat tugas –tugas yang diberikan
serta melakukan posting jawaban pada blog saya.terima kasih banyak pak sudah memperkenalkan saya dengan blogger.














TOTO TOTO - TOTO TOTO TOTO - Toto-TOTO
BalasHapusTOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO titanium nitride coating TOTO TOTO titanium tv alternative TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO ford escape titanium for sale TOTO TOTO TOTO TOTO TOTO gold titanium alloy TOTO titanium knife TOTO TOTO TOTO